Senin, 08 Oktober 2012

GAMBAR TEKNIK

GAMBAR TEKNIK (Lanjutan)

Setelah mempelajari dan mempraktekkan gambar teknik (gambar proyeksi orthogonal) sistem Eropa terutama pada gambar 3 tampak yaitu tampak depan, tampak atas, dan tampak samping, maka selanjutnya perlu mempelajari gambar tampak potongan. Notasi yang digunakan adalah dengan menandai bagian yang dipotong dengan garis strip titik dan diujung atas/kiri ditandai dengan huruf kapital sedangkan diujung yang lain ditandai dengan huruf kapital aksen. Peletakaan huruf di samping kiri/kanan atau atas/bawah garis sumbu pemotongan (garis strip titik) menandakan arah mata memandang benda setelah benda dipotong sesuai garis strip titik. Berikut contoh penerapannya.

Contoh Gambar Tampak Potongan
...   Baca Selengkapnya... "GAMBAR TEKNIK..."

Minggu, 06 Mei 2012

Pengumpulan Ijazah SMP/MTs

Pengumuman
Assalamualaikum WR WB.

              Diberitahukan kepada siswa kelas XII dan kelas XI Akselerasi MAN Kota Kediri 3 tahun pelajaran 2012/2013 untuk persiapan penyusunan biodata calon peserta ujian Nasional tahun 2013, agar mengumpulkan

1. 3 (tiga) lembar fotocopy ijazah SMP/MTs (boleh tidak dilegalisir).
2. 2 (dua) lembar fotocopy SKHUN (boleh tidak dilegalisir).
3. Dipojok kanan atas tulis kelas dan nomor presensi terbaru, diurutkan sesuai nomor presensi  setiap kelas  menjadi 5 bendel (bendel 1 - 3 fotocopy ijazah, bendel 2 - 5 fotocopy SKHUN).
4. Dikumpulkan ke  staf kurikulum MAN Kota Kediri 3 (Nurhadi, S.Pd.) selambat-lambatnya hari Senin, 29 Oktober 2012.
5. Bagi siswa yang belum mengumpulkan biodata karena lembar biodatanya rusak/hilang dapat mendownload form biodata berikut Form Biodata Calon Peserta UN SMA 2013            
          Demikian pengumuman ini kepada siswa yang membaca pengumuman ini harap menyampaikan pada siswa lain yang belum mengetahui.

Wassalamualaikum WR WB

Staf Kurikulum MAN Kota Kediri 3,


ttd

Nurhadi, S.Pd.
NIP. 19690420 199601 1 001

Baca Selengkapnya... "Pengumpulan Ijazah SMP/MTs..."

Minggu, 12 Februari 2012

Kerajinan Tekstil Teknik Rajut dan Renda

Rajut dan Renda
                Rajut dan renda adalah sebagian dari teknik membuat kerajinan tekstil dari bahan benang atau tali. Selain rajut dan renda kerajinan tekstil berbahan benang dan tali ada beberapa teknik pembentukan antara lain : Makrame (anyam tali kur), Bordir (dengan mesin bordir), sulam (menggunakan pemidangan maupun tidak), tenun (dengan mesin tenun), kruistik (tusuk silang) dan sebagainya.
Perbedaan Knitting dan Corchet
                Banyak orang yang sering keliru membedakan antara ‘merajut’ (knitting) dan ‘merenda / menusuk’ (crochet). Hal ini tentunya tidak bisa dibiarkan jika Anda berencana untuk belajar merajut secara serius, karena istilah knitting dan crochet merujuk kepada dua jenis keterampilan dan karya yang tidak bisa dipertukarkan. Jika Anda melakukan knitting, tentu hasilnya akan berbeda dengan jika melakukan crotchet. Jadi, pahami benar perbedaan antar keduanya antara knitting dan crochet.
                Renda (dari bahasa Portugis: renda, knitting/Inggris) adalah kerawang (biku-biku) dibuat dari benang dirajut yang biasa dipasang di tepi baju, kain, bantal dan sebagainya mengunakan jarum berbentuk seperti paku panjang dari bahan kayu, plastik, maupun logam.
                Knitting menggunakan dua buah jarum, baik itu jarum lurus maupun jarum melengkung (yang memiliki kabel di tengahnya) dan disebut breien, sementara crochet hanya menggunakan sebuah jarum dengan ujung berbentuk melengkung yang disebut hakpen.
                Hasil dari knitting biasanya terasa lentur dan lebih lembut serta mudah dilipat, karena benang-benangnya lebih renggang lantaran Anda menggunakan dua buah jarum untuk melakukannya. Sebaliknya, hasil crochet terasa agak kasar dan kaku karena jarum yang digunakan hanya satu sehingga benang-benang yang dirangkai bersama terikat lebih banyak.
                Knitting biasanya berujung pada menghasilkan barang seperti baju rajut, sweater rajut, taplak, sarung tangan dan syal, namun crochet penggunaannya agak terbatas karena bentuknya yang masih kasar dan terasa kaku, walaupun crochet bermutu sebenarnya sama bagusnya dengan hasil knitting.
                Variasi knitting ada pada model rajutannya, dimana benang dimodifikasi dengan menggunakan jarum sehingga akan membentuk pola. Sebaliknya, crochet banyak menggunakan teknik yang disebut dengan teknik tusuk.
                Teknik knitting sejauh ini terhitung jauh lebih populer walaupun lebih rumit. Hal ini karena, selain hasilnya lebih halus, teknik knitting lebih memungkinkan Anda untuk menciptakan berbagai jenis barang dan berkreasi dengan lebih bebas. Akan tetapi, belakangan ini crochet mulai mendapat perhatian, terutama karena crochet bisa digabungkan dengan mulus ke barang rajutan (knitted goods), misalnya bunga crochet pada tas hasil knitting.
                Dalam perkembangannya muncul dua istilah yaitu amigurumi dan yubiami. Amigurumi  berasal dari dua kata yaitu ami yang artinya merenda atau merajut dan nuigurumi artinya boneka.  Jadi Amigurumi adalah boneka yang terbuat dari rajutan. Bisa juga disebut seni membuat boneka kecil yang diisi atau kita sebut stuffed doll yang berasal dari Jepang. Sedangkan Yubiami berasal dari bahasa Jepang, yaitu berasal dari kata yubi dan amu. Yubi berarti tangan dan amu berarti anyaman. Jadi, yubiami berarti seni merajut benang dengan jari tangan. Hanya dengan benang dan jari tangan, kita bisa menghasilkan berbagai kreasi rajut yang menawan. Misalnya syal, topi, slipper, dan boneka.

Berbagai Manfaat Merajut

Manfaat Psikologis Merajut

                Salah satu manfaat utama merajut yang sudah diakui adalah melepaskan stres dan menenangkan pikiran, hampir sama dengan meditasi. Hal itu karena merajut adalah aktifitas yang memerlukan konsentrasi tinggi, plus gerakan berulang-ulang dari gerakan menjalin dan menusukkan benang. Kombinasi ini kemudian menimbulkan rasa rileks dan membantu Anda mengurangi kemarahan, kecemasan dan stres.

                Selain itu, aktifitas
merajut yang ditekuni hingga seseorang mampu menciptakan sesuatu bukan hanya akan merangsang kreatifitas, namun juga memberikan rasa puas dan produktif yang akhirnya berujung pada kebahagiaan batin yang lebih besar (apalagi kalau Anda bisa menghadiahi orang lain dengan hasilnya, atau menjualnya).

Manfaat Medis Merajut

            Ternyata, manfaat merajut tak berhenti hingga ke manfaat psikologis. Baru-baru ini, disimpulkan bahwa merajut merupakan salah satu aktifitas yang baik untuk menurunkan resiko kepikunan (dementia) dan Alzheimer. Hal ini karena, dalam aktifitas merajut, otak Anda dipaksa untuk aktif terus sehingga tidak mudah terkena penyakit degeneratif seperti dementia.

Merajut juga memberikan efek yang baik bagi mata, yaitu mengurangi ketegangan yang diakibatkan oleh terlalu banyak menatap layar terutama layar perangkat seperti komputer atau laptop. Warna-warni benang yang lembut dan sederhana membuat mata terasa lebih ‘lega’ saat melihatnya dan memalingkan wajah sejenak dari komputer.

A.        Produk Rajutan
Dengan teknik rajut dan renda dapat dihasilkan benda-benda fungsional maupun benda hias. Topi, tas, sarung tangan, kaos kaki, sweeter, adalah sebagian contoh benda rajut yang memiliki kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga juga dapat dijadikan pelengkap / assesories busana serta penghias ruangan.

B.        Bahan dan Alat
....
Selanjutnya download Kerajinan Tekstil Teknik Rajut dan Renda Baca Selengkapnya... "Kerajinan Tekstil Teknik Rajut dan Renda..."

Kerajinan Kayu Teknik Raut dan Ukir

A. Raut dan Ukir Kayu
Setiap usaha mengubah bentuk material kayu dengan mengurangi sebagiannya sehingga tercipta bentuk yang baru dapat disebut mengukir. Mengerok / mengerik kayu dengan batu, pisau, kapak, pahat dan sebagainya yang mengakibatkan berubahnya bentuk kayu adalah proses mengukir. Jadi mengukir bukanlah monopoli pekerjaan tukang ukir di Jepara atau Bali dengan pahat ukirnya yang khas.
Membahas kerajinan ukir kayu tak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat Jepara di Jawa dan masyarakat Bali dengan tradisinya yang rumit.
LEGENDA
Dikisahkan seorang ahli seni pahat dan lukis bernama Prabangkara yang hidup pada masa Prabu Brawijaya dari Kerajaan Majapahit, pada suatu ketika sang raja menyuruh Prabangkara untuk membuat lukisan permaisuri raja sebagai ungkapan rasa cinta beliau pada permaisurinya yang sangat cantik dan mempesona.
Lukisan permaisuri yang tanpa busana itu dapat diselesaikan oleh Prabangkara dengan sempurna dan tentu saja hal ini membuat Raja Brawijaya menjadi curiga karena pada bagian tubuh tertentu dan rahasia terdapat tanda alami/khusus yang terdapat pula pada lukisan serta tempatnya/posisi dan bentuknya persis. Dengan suatu tipu muslihat, Prabangkara dengan segala peralatannya dibuang dengan cara diikat pada sebuah layang-layang yang setelah sampai di angkasa diputus talinya.
Dalam keadaan melayang-layang inilah pahat Prabangkara jatuh di suatu desa yang dikenal dengan nama Belakang Gunung di dekat kota Jepara. Di desa kecil sebelah utara kota Jepara tersebut sampai sekarang memang banyak terdapat pengrajin ukir yang berkualitas tinggi. Namun asal mula adanya ukiran disini apakah memang betul disebabkan karena jatuhnya pahat Prabangkara, belum ada data sejarah yang mendukungnya.

SEJARAH
1. Pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat, terdapat seorang patih bernama Sungging Badarduwung yang berasal dari Campa (Kamboja) ternyata seorang ahli memahat pula. Sampai kini hasil karya Patih tersebut masih bisa dilihat di komplek Masjid Kuno dan ....
Selanjutnya download Kerajinan Kayu Teknik Ukir dan Raut Baca Selengkapnya... "Kerajinan Kayu Teknik Raut dan Ukir..."

Kerajinan Tekstil Teknik Sablon

Sablon
( Screen Printing )

A. Pengertian Sablon
Sablon yang dalam Bahasa Inggris adalah screen printing adalah salah satu teknik membuat gambar atau tulisan dengan mencetak dengan alat bukan mesin. Cetakan yang digunakan dapat terbuat dari bahan kertas, plastic, plat logam, maupun saringan cat. Dalam perkembangannya sablon yang paling popular adalah yang menggunakan alat berupa saringan, sehingga muncullah istilah cetak saring.
Cetak saring adalah salah satu teknik proses cetak yang menggunakan layar (screen) dengan kerapatan tertentu dan umumnya barbahan dasar nylon atau sutra. Sebagian dari layar ini kemudian diberi pola yang salah satunya berasal dari negatif desain / klise yang dibuat sebelumnya. Kain ini direntangkan dengan kuat agar menghasilkan layar dan hasil cetakan yang datar. Setelah diberi fotoresis/ zat kimia peka cahaya dan disinari, akan terbentuk bagian-bagian saringan tidak tertutup dan tertutup yang bisa dilalui tinta dan tidak.
Proses eksekusinya adalah dengan menuangkan tinta di atas layar dan kemudian disapu menggunakan palet atau rakel yang terbuat dari karet. Satu layar digunakan untuk satu warna.

B. Desain dan Klise Sablon
Desain sablon dapat dibuat dikertas atau langsung digambar pada screen/saringan. Selain itu juga dapat didesain dengan sarana computer kemudian dicetak menggunakan printer jenis laser menggunakan kertas HVS tipis atau kertas kalkir. Atau bisa juga dicetak pada kertas agak tebal kemudian gambar dipotong-potong dan disusun kembali di atas permukaan screen.
Selanjutnya download Kerajinan Tekstil Teknik Sablon Baca Selengkapnya... "Kerajinan Tekstil Teknik Sablon..."